Berita

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lombok Tengah Gelar Rakor Budaya Baca TA 2027
Blog Single

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lombok Tengah Gelar Rakor Budaya Baca TA 2027

PRAYA – Dalam upaya merumuskan strategi taktis dan memperkuat fondasi literasi daerah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Tengah menggelar agenda Silaturahmi sekaligus Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Gerakan Budaya Baca untuk Tahun Anggaran (TA) 2027. Kegiatan yang berlangsung hangat dan produktif ini dilaksanakan di Aula Gedung Perpustakaan Daerah Lombok Tengah pada Hari Kamis 18 Juni.


Pertemuan ini dirancang sebagai ruang kolaborasi strategis lintas sektor dengan menghadirkan para pemangku kepentingan serta penggerak hulu-hilir literasi di Lombok Tengah. Turut hadir dalam acara ini perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Lombok Tengah, perwakilan dari Bunda Literasi Kabupaten Lombok Tengah, para Duta Baca Kabupaten Lombok Tengah, serta perwakilan dari berbagai komunitas baca dan pegiat literasi se-Kabupaten Lombok Tengah.


Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Tengah Bapak Muji Purwandi, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa tantangan pengembangan budaya baca di tahun-tahun mendatang memerlukan kerja bersama yang terintegrasi. Keterlibatan BAPPERIDA dari sisi perencanaan kebijakan, dukungan penuh dari jejaring Bunda Literasi, peran aktif Duta Baca sebagai figur inspiratif, hingga gerakan akar rumput dari para pegiat komunitas merupakan pilar utama penyokong keberhasilan program literasi di Lombok Tengah.


Rapat koordinasi ini difokuskan pada penyelarasan arah program kerja ke depan, evaluasi gerakan literasi berbasis masyarakat yang sudah berjalan, serta penjaringan aspirasi langsung dari para pegiat di lapangan. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah sinkronisasi anggaran dan program TA 2027 agar mampu menyentuh kebutuhan penguatan literasi masyarakat secara merata, ramah anak, dan inklusif hingga ke pelosok desa.

Melalui forum silaturahmi ini, seluruh pihak yang hadir sepakat untuk mempererat komitmen dan gotong royong guna menghidupkan kembali ruang-ruang baca publik serta menyosialisasikan pentingnya digital literacy. Sinergi yang solid ini diharapkan mampu meningkatkan indeks literasi dan minat baca masyarakat Kabupaten Lombok Tengah secara masif pada tahun anggaran 2027 mendatang.


Acara kemudian diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, perumusan rekomendasi hasil rakor, serta foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif membangun Lombok Tengah yang cerdas dan literat. (Tim Humas)

Related Posts: